Tutorial Software AutoCAD Menggambar 2D
Pada artikel ini, kita akan membahas langkah demi langkah tutorial menggambar 2D di AutoCAD, mulai dari pengenalan antarmuka, pengaturan awal, penggunaan perintah dasar, hingga tips efisiensi kerja.
1. Mengenal Antarmuka AutoCAD
Sebelum memulai menggambar, penting untuk mengenali
bagian-bagian utama dari antarmuka AutoCAD:
- Ribbon:
Bagian atas layar berisi tab dan panel yang memuat berbagai perintah
seperti Draw, Modify, Annotate, dan lainnya.
- Command
Line: Area input perintah di bagian bawah yang memungkinkan pengguna
mengetikkan perintah secara langsung.
- Drawing
Area: Area kosong tempat gambar 2D dibuat.
- Status
Bar: Bagian bawah layar untuk mengontrol pengaturan seperti grid,
snap, ortho mode, dan lainnya.
- View
Cube dan Navigation Bar: Membantu navigasi tampilan gambar.
Memahami fungsi setiap bagian akan mempermudah proses
menggambar dan mempersingkat waktu pengerjaan.
2. Pengaturan Awal Sebelum Menggambar
Pengaturan awal yang tepat akan memastikan gambar Anda
akurat dan sesuai kebutuhan.
- Menentukan
Unit Gambar
- Ketik
UNITS di command line lalu tekan Enter.
- Pilih
jenis unit (Decimal, Architectural, Engineering, Fractional, atau
Scientific).
- Atur
presisi sesuai kebutuhan (misalnya dua angka di belakang koma).
- Klik
OK.
- Mengatur
Limits dan Skala
- Gunakan
perintah LIMITS untuk mengatur batas gambar.
- Tentukan
titik pojok kiri bawah (misalnya 0,0) dan pojok kanan atas (misalnya 420,297
untuk ukuran A3 dalam mm).
- Gunakan
perintah ZOOM lalu ketik A untuk menyesuaikan tampilan ke area gambar.
- Mengaktifkan
Grid dan Snap
- Grid
membantu menjaga proporsi, sedangkan Snap membantu pointer bergerak ke
titik tertentu secara presisi.
- Aktifkan
dari status bar atau dengan perintah SNAP dan GRID.
3. Perintah Dasar Menggambar 2D di AutoCAD
Berikut adalah perintah-perintah dasar yang paling sering
digunakan:
- LINE
(L)
- Membuat
garis lurus.
- Ketik
L lalu Enter, klik titik awal dan titik akhir.
- Dapat
menggunakan koordinat absolut (misal 50,30) atau relatif (@100<45
untuk panjang 100 pada sudut 45°).
- CIRCLE
(C)
- Membuat
lingkaran.
- Ketik
C lalu Enter, pilih titik pusat, masukkan jari-jari atau diameter.
- RECTANGLE
(REC)
- Membuat
persegi atau persegi panjang.
- Ketik
REC, tentukan titik pertama, lalu titik kedua atau masukkan ukuran
panjang dan lebar.
- POLYLINE
(PL)
- Garis
majemuk yang dapat berbentuk lurus dan lengkung.
- Cocok
untuk membuat bentuk kompleks dalam satu objek.
- ARC
(A)
- Membuat
garis lengkung setengah lingkaran atau sudut tertentu.
- Pilih
metode pembuatan seperti 3 Point, Start-Center-End, atau lainnya.
4. Perintah Modifikasi Gambar
Setelah membuat objek, sering kali diperlukan modifikasi:
- MOVE
(M) – Memindahkan objek ke posisi lain.
- COPY
(CO) – Menggandakan objek.
- ROTATE
(RO) – Memutar objek pada titik tertentu.
- TRIM
(TR) – Memotong bagian objek yang berlebih.
- EXTEND
(EX) – Memperpanjang objek hingga menyentuh batas tertentu.
- OFFSET
(O) – Membuat salinan paralel dengan jarak tertentu.
- MIRROR
(MI) – Membuat bayangan cermin dari objek.
5. Menggunakan Layer untuk Mengatur Gambar
Layer mempermudah pengaturan elemen gambar. Misalnya, layer
untuk dinding, pintu, furnitur, atau anotasi.
Langkah membuat layer:
- Ketik LA
lalu Enter.
- Klik New
Layer dan beri nama sesuai kebutuhan (misalnya “Dinding”).
- Pilih
warna, jenis garis, dan ketebalan.
- Aktifkan
layer sebelum menggambar objek terkait.
6. Menambahkan Dimensi dan Teks
Gambar 2D biasanya memerlukan keterangan ukuran dan catatan.
- DIMLINEAR
– Menambahkan ukuran linear (horizontal/vertikal).
- DIMRADIUS
– Memberi ukuran jari-jari lingkaran.
- TEXT
/ MTEXT – Menambahkan teks satu baris atau multi-baris.
- Gunakan
DIMSTYLE untuk mengatur format ukuran (font, ukuran teks, jarak garis,
dsb.).
7. Contoh Latihan Menggambar 2D Sederhana
Sebagai latihan, kita akan membuat denah sederhana persegi
panjang dengan pintu dan jendela:
- Atur
unit ke millimeter dan presisi dua angka desimal.
- Gunakan
RECTANGLE untuk membuat bentuk luar bangunan (misalnya 6000 × 4000 mm).
- Gunakan
OFFSET untuk membuat ketebalan dinding (misalnya 200 mm).
- Tambahkan
pintu dengan membuat gap menggunakan TRIM dan menggambar busur dengan ARC.
- Tambahkan
jendela dengan menggambar garis dan menghapus bagian yang tidak perlu.
- Beri
dimensi menggunakan DIMLINEAR.
8. Tips Efisiensi Menggambar di AutoCAD
- Gunakan
Shortcut Keyboard: Lebih cepat daripada klik menu.
- Manfaatkan
OSNAP: Pastikan titik perpotongan, tengah, atau ujung garis akurat.
- Gunakan
Template (DWT): Mempercepat pekerjaan dengan setting awal yang sudah
siap.
- Zoom
dan Pan: Gunakan scroll mouse untuk memperbesar/memperkecil tampilan,
dan klik tengah untuk menggeser.
- Gunakan
Blok (BLOCK): Simpan objek yang sering digunakan seperti pintu,
jendela, atau simbol listrik.
9. Menyimpan dan Mengekspor Gambar
- Gunakan
Save As (Ctrl + Shift + S) untuk menyimpan file DWG dengan nama
baru.
- Untuk
berbagi ke orang lain yang tidak memiliki AutoCAD, ekspor ke PDF dengan
perintah PLOT atau EXPORTPDF.
- Simpan
backup secara berkala agar pekerjaan tidak hilang.
10. Kesimpulan
Menggambar 2D di AutoCAD memerlukan pemahaman tentang
antarmuka, pengaturan awal, perintah dasar, dan teknik modifikasi. Dengan
membiasakan diri menggunakan shortcut, layer, serta pengaturan dimensi yang
tepat, pekerjaan desain akan menjadi lebih cepat dan rapi.
AutoCAD memiliki banyak fitur yang lebih kompleks seperti
gambar 3D, rendering, dan integrasi BIM, tetapi menguasai gambar 2D adalah
fondasi yang kuat sebelum melangkah ke tahap tersebut. Latihan rutin dan
eksplorasi perintah akan meningkatkan kecepatan dan akurasi Anda dalam
menggambar.
Mulailah dari bentuk-bentuk sederhana, lalu kembangkan ke
desain yang lebih kompleks. Dengan disiplin latihan, AutoCAD dapat menjadi alat
andalan untuk menciptakan gambar teknis yang presisi dan profesional.