Tutorial Software CorelDRAW Membuat Logo
Dalam tutorial ini, kita akan membahas langkah demi langkah membuat logo sederhana menggunakan CorelDRAW, mulai dari persiapan dokumen, penggunaan alat desain, hingga menyimpan hasil akhir dalam format yang tepat.
Persiapan Awal
a. Instalasi CorelDRAW
Pastikan Anda sudah menginstal CorelDRAW di komputer atau
laptop. Versi yang digunakan bisa CorelDRAW X7, X8, 2019, atau versi terbaru.
Semakin baru versinya, semakin banyak fitur yang dapat memudahkan proses
desain.
b. Membuat Dokumen Baru
- Buka
CorelDRAW.
- Pilih File
→ New atau tekan Ctrl + N.
- Atur
ukuran dokumen sesuai kebutuhan, misalnya 1000 x 1000 px atau
ukuran kertas A4 jika ingin dicetak.
- Pilih Color
Mode menjadi RGB untuk keperluan digital atau CMYK untuk
keperluan cetak.
- Klik OK.
Mengenal Alat Dasar CorelDRAW untuk Logo
Sebelum mulai membuat logo, penting untuk memahami beberapa
alat utama:
- Pick
Tool: Untuk memilih, memindahkan, dan mengatur ukuran objek.
- Shape
Tool: Untuk mengubah bentuk objek vektor.
- Ellipse
Tool: Membuat bentuk lingkaran atau oval.
- Rectangle
Tool: Membuat kotak atau persegi panjang.
- Polygon
Tool: Membuat bentuk segi banyak.
- Text
Tool: Menambahkan teks pada desain.
- Color
Palette: Mengatur warna objek dan garis.
- Outline
Tool: Mengatur ketebalan dan warna garis.
Dengan memahami fungsi ini, proses desain logo akan lebih
mudah dan terarah.
Langkah-Langkah Membuat Logo di CorelDRAW
Langkah 1: Membuat Bentuk Dasar
Misalnya, kita ingin membuat logo berbentuk lingkaran dengan
elemen di dalamnya.
- Pilih
Ellipse Tool dari toolbar.
- Tekan
dan tahan tombol Ctrl sambil menarik mouse agar lingkaran
proporsional.
- Beri
warna sesuai konsep logo dengan memilih warna dari Color Palette.
Langkah 2: Menambahkan Elemen Bentuk
- Gunakan
Polygon Tool untuk membuat bintang atau bentuk segi banyak.
- Atur
jumlah sudut pada toolbar di bagian atas. Misalnya, masukkan angka “5”
untuk bintang lima.
- Letakkan
bentuk tersebut di tengah lingkaran.
Langkah 3: Menggunakan Shape Tool untuk Modifikasi
- Pilih
objek yang ingin dimodifikasi.
- Gunakan
Shape Tool untuk menarik atau menggeser node, sehingga bentuk
menjadi unik dan berbeda.
- Anda
juga bisa menggunakan fitur Convert to Curves (Ctrl + Q) untuk
mengubah objek menjadi kurva bebas.
Langkah 4: Menambahkan Teks pada Logo
- Pilih Text
Tool.
- Klik
area kerja dan ketik nama brand atau singkatan yang diinginkan.
- Ubah
font pada Property Bar. Pilih jenis huruf yang sesuai dengan
identitas brand (misalnya modern, elegan, atau playful).
- Atur
posisi teks di tengah atau di sekitar bentuk dengan bantuan Align and
Distribute (Ctrl + A, lalu C).
Langkah 5: Pewarnaan dan Efek
- Gunakan
Fountain Fill Tool (F11) untuk membuat gradasi warna.
- Gunakan
Transparency Tool untuk memberi efek transparan pada elemen
tertentu.
- Pastikan
kombinasi warna kontras dan mudah dibaca.
Langkah 6: Menata dan Merapikan Desain
- Gunakan
fitur Align Center untuk meratakan posisi semua elemen logo.
- Group
semua objek dengan Ctrl + G agar tidak bergeser saat dipindahkan.
- Periksa
kembali bentuk, warna, dan ukuran.
Tips Mendesain Logo di CorelDRAW
- Sederhana
itu Kunci
Logo yang terlalu rumit sulit diingat. Gunakan bentuk yang jelas dan sederhana. - Gunakan
Warna yang Tepat
Pilih maksimal 2–3 warna utama. Warna memiliki psikologi tertentu, misalnya biru untuk kepercayaan, merah untuk energi. - Pastikan
Skalabilitas
Karena CorelDRAW berbasis vektor, logo bisa diperbesar atau diperkecil tanpa pecah. Pastikan desain tetap terbaca di ukuran kecil. - Konsistensi
Font
Gunakan font yang mudah dibaca dan sesuai karakter brand. Jangan terlalu banyak jenis font dalam satu logo. - Uji
di Latar Belakang Berbeda
Coba letakkan logo di latar putih, hitam, dan berwarna untuk memastikan tetap terlihat jelas.
Menyimpan Hasil Logo
Setelah desain selesai, langkah terakhir adalah menyimpan
file dalam format yang sesuai.
a. Format untuk Editing
- Simpan
dalam format .CDR (CorelDRAW) untuk memudahkan pengeditan di
kemudian hari.
- Caranya:
File → Save As → Pilih CDR → Save.
b. Format untuk Digital
- Gunakan
format .PNG dengan latar belakang transparan.
- Caranya:
File → Export → Pilih PNG → Centang Transparent Background → Export.
c. Format untuk Cetak
- Gunakan
format .PDF atau .EPS agar kualitas tetap terjaga saat
dicetak.
- Pastikan
mode warna CMYK.
Contoh Proyek Latihan Logo di CorelDRAW
Untuk melatih kemampuan, coba buat logo sederhana dengan
langkah berikut:
- Bentuk
dasar lingkaran berwarna biru.
- Di
dalam lingkaran, tambahkan huruf awal brand (misalnya “S”) dengan font
tebal.
- Beri
efek gradasi warna dari biru tua ke biru muda.
- Tambahkan
elemen garis melengkung sebagai aksen.
- Simpan
dalam format PNG dan CDR.
Latihan seperti ini membantu meningkatkan kreativitas dan
penguasaan alat di CorelDRAW.
Kesimpulan
CorelDRAW adalah software yang sangat cocok untuk membuat
logo karena berbasis vektor, fleksibel, dan memiliki banyak fitur kreatif.
Proses pembuatan logo di CorelDRAW dapat dilakukan dengan langkah sederhana:
membuat bentuk dasar, menambahkan elemen, memodifikasi bentuk, memberi warna,
serta menyimpan dalam format yang tepat.
Kunci sukses membuat logo adalah kreativitas, kesederhanaan,
dan konsistensi desain. Dengan latihan rutin, Anda akan semakin mahir
menghasilkan logo profesional yang dapat memperkuat identitas sebuah brand.
Jadi, siapkan ide, buka CorelDRAW, dan mulailah menciptakan
logo unik Anda hari ini!