Tutorial Software Notion Membuat Catatan Digital dan Database

Apa Itu Notion?
Notion adalah software produktivitas berbasis cloud yang
dapat digunakan di berbagai perangkat, baik desktop maupun mobile. Keunggulan
Notion terletak pada fleksibilitasnya. Anda bisa membuat catatan sederhana
seperti to-do list, hingga sistem database kompleks untuk kebutuhan kerja tim.
Dengan antarmuka drag-and-drop yang intuitif, Notion sangat cocok digunakan
oleh pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga pebisnis.
Mengapa Menggunakan Notion untuk Catatan dan Database?
Sebelum masuk ke tutorial, mari pahami dulu manfaat
menggunakan Notion untuk catatan digital dan database:
- All-in-One
Workspace: Semua kebutuhan catatan, jadwal, dan database bisa dalam
satu aplikasi.
- Sinkronisasi
Multi-Device: Catatan bisa diakses dari laptop, tablet, maupun
smartphone.
- Template
Siap Pakai: Tersedia banyak template bawaan maupun buatan komunitas.
- Kolaborasi
Real-Time: Bisa digunakan bersama tim untuk mengatur proyek atau tugas
bersama.
- Fleksibilitas
Tinggi: Dapat dikustomisasi sesuai kebutuhan, mulai dari catatan
kuliah hingga manajemen proyek bisnis.
Cara Memulai Menggunakan Notion
1. Membuat Akun Notion
- Kunjungi
situs resmi Notion di notion.so.
- Daftar
menggunakan email atau akun Google.
- Setelah
berhasil login, Anda akan diarahkan ke dashboard utama.
2. Mengenal Antarmuka Dasar
- Sidebar
(kiri): berisi daftar halaman dan workspace.
- Halaman
utama (kanan): area untuk menulis dan menambahkan konten.
- Menu
blok: setiap elemen di Notion disebut blok, bisa berupa teks,
gambar, tabel, daftar tugas, hingga database.
Tutorial Membuat Catatan Digital di Notion
1. Membuat Halaman Baru
- Klik
tombol “+ New Page” di sidebar.
- Beri
nama halaman sesuai kebutuhan, misalnya “Catatan Kuliah” atau “Ide Konten
Blog”.
2. Menambahkan Konten Catatan
- Ketik
langsung untuk membuat catatan teks.
- Gunakan
tanda “/” untuk membuka menu blok. Misalnya:
- /heading1
untuk judul besar.
- /bullet
untuk membuat daftar poin.
- /todo
untuk checklist tugas.
- Catatan
bisa diperkaya dengan gambar, link, bahkan video YouTube yang bisa
di-embed.
3. Mengatur Struktur Catatan
- Gunakan
Toggle List untuk menyembunyikan detail catatan.
- Gunakan
Divider untuk memisahkan bagian.
- Buat
sub-halaman di dalam halaman untuk catatan yang lebih terstruktur.
Dengan cara ini, catatan digital di Notion menjadi lebih
rapi dan mudah ditemukan dibandingkan catatan manual di kertas atau aplikasi
notes biasa.
Tutorial Membuat Database di Notion
Selain catatan, Notion sangat kuat dalam membuat database.
Database di Notion bisa berbentuk tabel, board (seperti Trello), kalender,
hingga galeri. Berikut langkah-langkah membuat database sederhana:
1. Membuat Database Baru
- Buka
halaman baru, lalu ketik /table dan pilih Table – Full Page atau Table
– Inline.
- Misalnya,
buat database untuk “Daftar Bacaan Buku”.
2. Menambahkan Kolom
- Secara
default ada kolom Name.
- Tambahkan
kolom lain sesuai kebutuhan, seperti:
- Author
(Tipe: Text)
- Genre
(Tipe: Select/Dropdown)
- Status
(Tipe: Multi-select atau Checkbox)
- Deadline
(Tipe: Date)
3. Mengisi Data
- Masukkan
judul buku di kolom Name.
- Lengkapi
kolom lain seperti nama penulis, genre, status membaca, dan tanggal target
selesai.
4. Mengubah Tampilan Database
Notion memungkinkan database ditampilkan dalam berbagai
format:
- Table:
Tampilan spreadsheet.
- Board:
Seperti papan Kanban (cocok untuk manajemen proyek).
- Calendar:
Cocok untuk jadwal deadline atau event.
- Gallery:
Menampilkan kartu dengan gambar thumbnail.
Dengan fleksibilitas ini, Anda bisa menyesuaikan database
sesuai kebutuhan. Misalnya, untuk database proyek kerja, gunakan board. Untuk
jadwal kuliah, gunakan kalender.
Tips Mengoptimalkan Catatan dan Database di Notion
- Gunakan
Template Bawaan: Notion menyediakan template seperti Meeting Notes,
Content Calendar, hingga Habit Tracker.
- Manfaatkan
Shortcut Keyboard: Misalnya Ctrl + Shift + L untuk mengganti tema
gelap/terang.
- Integrasi
dengan Aplikasi Lain: Notion bisa terhubung dengan Google Drive,
Slack, hingga GitHub.
- Gunakan
Fitur Tagging: Tambahkan label untuk memudahkan pencarian catatan.
- Kolaborasi
dengan Tim: Bagikan halaman dengan anggota tim menggunakan fitur
“Share”.
Kelebihan dan Kekurangan Notion
Kelebihan
- Gratis
untuk penggunaan pribadi.
- Fitur
lengkap untuk catatan hingga database.
- Tampilan
minimalis dan modern.
Kekurangan
- Membutuhkan
koneksi internet untuk sinkronisasi.
- Bagi
pengguna baru, fleksibilitas tinggi bisa terasa membingungkan.
- Versi
mobile terkadang kurang responsif dibanding desktop.
Kesimpulan
Notion adalah software produktivitas yang sangat berguna
untuk membuat catatan digital dan database. Dengan fitur
fleksibel, pengguna bisa mencatat ide, mengatur jadwal, hingga membuat sistem
manajemen proyek hanya dalam satu aplikasi. Tutorial di atas bisa menjadi
langkah awal untuk memaksimalkan penggunaan Notion. Mulailah dengan membuat
catatan sederhana, lalu kembangkan menjadi database yang lebih kompleks sesuai
kebutuhan Anda.
Jika Anda sedang mencari aplikasi yang bisa menggantikan
notes, Trello, bahkan sebagian fungsi Excel, maka Notion adalah pilihan tepat
untuk meningkatkan produktivitas di era digital.